Relawan PMI Relawan PMI
  • Beranda
  • Tentang PMI
    • Struktur Organisasi
    • Visi Misi
    • Program Kerja
    • FASILITAS
  • Relawan
  • Berita
  • Layanan
    • Donor Darah
    • Kebencanaan
  • Kontak
  • 03/09/2026
  • Berita

Dari Semangat di Tribun Menjadi Kepedulian untuk NTT

BLITAR – Semangat suporter ternyata tidak selalu berhenti di tribun. Dari riuh dukungan dan rasa kebersamaan, lahir sebuah kepedulian yang bergerak lebih jauh—menyentuh mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Hal itu ditunjukkan oleh Great Blue Army SMANGAT bersama OSIS yang menggagas gerakan Donasi Peduli NTT. Berawal dari kepedulian terhadap saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, para pelajar ini mengajak warga sekolah untuk bersama-sama menyisihkan sebagian yang mereka miliki.

Tidak banyak yang mereka miliki. Namun, mereka percaya, membantu tidak selalu harus menunggu menjadi kaya. Dari uang saku yang disisihkan, dari kepedulian yang tumbuh di lingkungan sekolah, terkumpul donasi yang kemudian disalurkan melalui PMI Kabupaten Blitar.

Bagi para siswa, kegiatan ini bukan hanya tentang mengumpulkan donasi. Ada pelajaran tentang kemanusiaan yang mereka temukan di dalamnya: bahwa sekecil apa pun yang diberikan dengan ketulusan, tetap memiliki arti bagi orang lain.

Perwakilan guru, Bapak Wahid, mengapresiasi langkah para siswa yang berinisiatif menggelar aksi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kepedulian seperti ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di luar ruang kelas.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak belajar bahwa kepedulian bukan hanya teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Mereka belajar berbagi, bergotong royong dan merasakan bahwa apa yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Bapak Wahid.

Semangat yang sama datang dari Nisrina Zukhrufa Firdausi Ketua OSIS. Baginya, kolaborasi dengan Great Blue Army SMANGAT menunjukkan bahwa perbedaan kegiatan dan komunitas tidak menjadi batas untuk berbuat baik.

“Kami ingin mengajak teman-teman untuk peduli. Mungkin yang diberikan tidak besar, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, hasilnya bisa berarti. Yang paling penting adalah niat dan kepedulian kita kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dari tangan para pelajar, donasi tersebut kemudian diserahkan kepada PMI Kabupaten Blitar sebagai bentuk kepercayaan bahwa bantuan yang dikumpulkan dapat diteruskan kepada yang membutuhkan.

Ada sesuatu yang sederhana tetapi kuat dari aksi tersebut. Anak-anak muda yang selama ini dikenal karena semangatnya mendukung tim dan berkumpul di tribun, kali ini memilih menggunakan semangat yang sama untuk tujuan yang berbeda: berbagi dan membantu sesama.

Great Blue Army SMANGAT dan OSIS menunjukkan bahwa solidaritas tidak mengenal ruang. Ia bisa tumbuh di lapangan, di tribun, di sekolah, bahkan dari sebuah kepedulian kecil yang kemudian dilakukan bersama-sama.

Donasi Peduli NTT pun menjadi pengingat bahwa kemanusiaan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar.

Kadang, ia berawal dari niat sederhana: menyisihkan sedikit yang kita punya untuk membuat orang lain merasa bahwa mereka tidak sendiri.**

Dan dari sekolah, pesan itu bergerak—bahwa semangat muda bukan hanya tentang menjadi yang paling lantang bersuara, tetapi juga tentang menjadi yang paling siap peduli.

MARKAS PMI KABUPATEN BOJONEGORO
Jl.Trunojoyo No.05 Bojonegoro - ( 0353 ) 881811
Copyright 2024 RelawanPMI.com, All rights reserved.